Kristen-bell.net Uncategorized Produser Hollywood Dipecat Karena Melecehkan Artis Wanita Hollywood

Produser Hollywood Dipecat Karena Melecehkan Artis Wanita Hollywood


Produser Hollywood Dipecat

Produser Hollywood dipecat jarang sekali terdengar berita seperti demikian karena biasanya tidak pernah terjadi masalah besar. Meskipun terkadang menelurkan hasil karya kurang baik, publik tetap memaafkan ‘dosa’ produser walupun masih sering kali menuai cibiran dan hinaan terhadapnya.

Namun informasi kali ini cukup berbeda, karena Harvey Weinstein yang memiliki rumah produksi bernama Weinstein Company tersandung kasus pelecehan. Tak tanggung – tanggung, korbannya telah mencapai angka puluhan jiwa yang telah ia kumpulkan sepanjang kariernya di Hollywood selama tiga puluh tahun lamanya.

Produser Hollywood Dipecat Karena Melecehkan Artis Wanita Hollywood

Setelah insiden ini terbongkar, Harvey Weinstein segera diturunkan secara paksa dari kursi empuknya sebagai dewan direksi di perusahaannya sendiri. Kendati demikian, kelompok direktur Weinstein Company tidak ingin berlarut – larut dan segera menuntaskannya dengan cara memecat Harvey secara tidak terhormat.

Ketika sesi pemecatan diumumkan kepada awak media, Harvey Weinstein pun diduga telah diberi tahu terlebih dahulu mengenai nasibnya. Sebagai pegiat film, Harvey telah mendirikan sedikitnya dua perusahaan bernama Miramax dan Weinstein Company di mana keduanya telah menghasilkan film berprestasi.

Beberapa nama yang masuk sebagai peraih piala Oscar di antaranya adalah Shakespeare in Love, The Artist, serta The King’s Speech. Siapa sangka bahwa Harvey Weinstein telah menjalani perbuatan biadabnya ketika masih muda yaitu usia sekitar tiga puluhan jika menghitung dari usianya sekarang yaitu 65 tahun.

Produser Hollywood Dipecat Dari Perusahaan Yang Ia Dirikan Sendiri

Berita mengenai produser Hollywood dipecat dari perusahaannya sendiri begitu menghebohkan sehingga terpasang pada headline New York Times. Berkenaan hal tersebut, Harvey meminta maaf dan menyatakan keinginannya untuk cuti sejenak dari dunia perfilman hingga segala sesuatunya mereda seperti sedia kala.

Wanita sudah sering tertindas dalam industri hiburan, khususnya mengenai dunia film apalagi Hollywood yang menjadi kiblat semua perfilman dunia. Pendapatan aktris Hollywood seringkali mengalami ketimpangan akibat dipandang sebelah mata oleh masyarakat umum dan lebih mengagungkan pria sebagai gantinya.

Produser Hollywood Dipecat Dari Perusahaan Yang Ia Dirikan Sendiri

Seakan tidak cukup, ia pun kerap kali harus menelan kenyataan pahit yaitu melayani nafsu bejat sang produser seperti Harvey Weinstein. Mereka terpaksa melakukannya demi mendapatkan pekerjaan yaitu peran tokoh dalam sebuah naskah film apalagi yang kelasnya sudah memasuki laga box office dalam negeri maupun manca negara.

Satu pekan setelahnya, Harvey menyewa pengacara kondang yaitu Lisa Bloom untuk menangani kasus pelecehan seksual ini. Namanya sudah terlanjur tercoreng dan mulai dijauhi sesama koleganya karena takut terkena imbas daripada perbuatan memalukan yang ditenggarai oleh Harvey, bahkan kariernya pun meredup.

Lisa Bloom begitu semangat membantah semua tudingan yang dilayangkan kepada Harvey, dan mengatakan bahwa itu merupakan pembunuhan karakter. Menariknya, dalam tempo kurang dari tujuh hari saja Lisa Bloom mengundurkan diri dari tim penasihat hukum kasus Harvey Weinstein dengan dalih bahwa semua pihak terkait setuju mengambil jalan kekeluargaan.

Semua Korban Mulai Angkat Suara

Kasus mengenai produser Hollywood dipecat telah menguras energi warga Amerika Serikat selama hampir satu bulan lamanya. Maklum, Harvey Weinstein adalah seorang tokoh berpengaruh dalam sejarah industri perfilman di Hollywood selama tiga dekade terakhir sehingga banyak orang merespon nasib tragis yang menimpanya.

Berbagai tuduhan kini dilayangkan kepadanya bertubi – tubi hingga sulit untuk membendungnya karena terlalu banyak dan masif. Kebanyakan para pelapor datang dari perempuan muda yang sedang meniti karier menuju industri film terbesar yaitu Hollywood, termasuk Ashley Judd dan Rose McGowan.

Semua Korban Mulai Angkat Suara Produser Hollywood Dipecat

Semua korban memiliki cerita yang kurang lebih sama persis, yaitu Harvey punya modus untuk minta dipijat dengan alasan kelelahan. Ketika sampai di sebuah kamar hotel, mereka akan melihat Harvey telah dalam posisi telanjang bulat sambil tersenyum lebar bahkan hampir setengah tertawa karena ekspresi para aktris begitu kaget bukan kepalang.

Harvey mengatakan bahwa permintaannya tersebut tidak gratis, karena ia akan membantu meroketkan karier para artis yang akan menerima pelecehan. Merasa tersudutkan oleh keadaan, kebanyakan dari mereka memilih untuk menuruti kemauan Harvey dan menutup mulut rapat – rapat karena takut menghancurkan kariernya.

Harvey Weinstein kini sudah menikahi perancang busana terkenal dari Inggris yaitu Georgina Chapman dan dikaruniai dua anak. Rumah produksinya bernama Miramax telah ia jual ke studio Disney, menyusul dibentuknya The Weinstein Company yang melahirkan banyak film terkenal seperti misalnya Django serta The Butler.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *